Ibadah Perletakan Batu Pekerjaan Jalan Setapak, Osty Kojo : Aset Desa Kita Jaga Bersama.

MINSEL, GemparPost. Com – Ibadah perletakan batu pertama pekerjaan jalan setapak yang berlokasi di jaga dua Desa Kapoya Kecamatan Suluun Tareran sukses di gelar hari ini selasa,(21/6/2022).
“Ibadah perletakan batu pertama mengawali kegiatan fisik kali ini di pimpin oleh Gbl. Frans Tiow S Th, sebagai gembala sidang jemaat KGPM Filadelfia Kapoya.
Di ketahui pekerjaan jalan setapak ini sebagai tindak lanjut dari beberapa kali di angkat dalam musdes sejak tahun 2019. Sebab jalan setapak ini akan menghubungkan daerah permukiman di bagian atas yang sudah di rintis oleh pemerintah sebelum nya sebagai pelebaran permukiman warga khusus nya di wilayah jaga dua desa Kapoya.

Hukum tua Desa Kapoya Osty Kojo kepada media ini menjelaskan, bahwa selain sudah beberapa kali di angkat dalam musdes tapi juga perlu di lihat untuk jangka panjang nya yaitu daerah pemukiman yang sudah di rintis oleh pemerintah sebelum nya sebagai pelebaran permukiman warga,” jelas Kojo.
“Di jelaskan pula, anggaran yang di pakai pada pembuatan jalan setapak ini seperti pada papan informasi kegiatan yang terpasang yaitu bersumber dari Dandes tahun anggaran 2022 dengan besaran Rp. 18 111 500-,.
Tambahnya juga, dalam setiap penggunaan anggaran saya selalu mengacu pada hasil keputusan rapat artinya kami sangat terbuka termasuk kegiatan yang sedang di kerjakan ini, tidak ada intervensi atau kepentingan semata dari dari Hukum tua sebab prioritas tapi juga program saya sala satu untuk bangun Desa tutur” Kojo.

Dengan di kerjakan jalan setapak ini berarti desa kapoya khususnya sudah ketambahan satu aset lagi, berharap kita warga pengguna jalan ini mari kita jaga bersama sebab aset ini milik kita bersama sebab bantuan ini merupakan bentuk perhatian dari pemerintah pusat untuk kesejahteraan kita masyarakat,” harap Hukum tua Osty Kojo.
Hadir pada perletakan batu pekerjaan jalan setapak di jaga dua ini,
Hukum tua desa Kapoya, BPD, Pendamping Desa, seluruh prades dan sebagian masyarakat sekitar.
(Stenly R)



