Bupati FDW Resmikan Forum Konsultasi Publik RKPD Kabupaten Minsel 2026

MINSEL || GEMPARPOST.COM – Bupati Minahasa Selatan, Bpk. Franky Donny Wongkar, SH., membuka secara resmi Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Minahasa Selatan Tahun 2026. Acara ini berlangsung di Aula Waleta Kantor Bupati dan menandai pentingnya partisipasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Wongkar mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini, yang merupakan amanat dari undang-undang yang mengharuskan pemerintah daerah untuk menyusun RKPD. “RKPD adalah penjabaran dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang harus disusun berdasarkan Permendagri Nomor 86 Tahun 2017. Ini adalah langkah awal yang penting untuk menentukan arah pembangunan Kabupaten Minahasa Selatan ke depan,” ujar Bupati.
Pentingnya RKPD Tahun 2026 ditonjolkan oleh Bupati, yang menjelaskan bahwa penyusunan rencana kerja harus mampu menyelesaikan permasalahan pembangunan di daerah sekaligus mendukung program prioritas nasional dan provinsi. “Isu strategis dan permasalahan nasional relevan dengan kondisi di daerah, dan RKPD tahun ini merupakan transisi yang sangat krusial,” tambahnya.
Forum Konsultasi Publik ini bertujuan untuk melibatkan semua pemangku kepentingan dalam proses perencanaan, sehingga rencana program dan kegiatan yang diusulkan dapat disusun dengan baik. Bupati berharap, dengan adanya partisipasi aktif dari masyarakat, perencanaan pembangunan dapat lebih akurat dan efektif.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk narasumber dari Kepala Bappeda Provinsi Sulawesi Utara, Ibu Elvira M. Katuuk, ST, ME, yang hadir secara virtual. Selain itu, Bapak Brando Tampemawa, SH, MH., Kepala Bapelitbangda Kabupaten Minahasa Selatan, dan Bapak Dr. Valentino Lumowa, SS., M.Si, M.Fil., Ph.D. sebagai akademisi, serta anggota DPRD dan tokoh masyarakat.
Jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan, termasuk Sekretaris Daerah, para asisten Sekda, staf ahli bupati, kepala perangkat daerah, dan camat, juga hadir menunjukkan komitmen untuk bersama-sama membangun daerah ke arah yang lebih baik.
(ATO)



